RESILIENSI: TANGGUH MENGHADAPI PERMASALAHAN

ORANG TUA YANG PENUH KASIH SAYANG
Assalamualaikum Ayah dan Bunda,
Pastinya kita semua merasakan bahwa setiap hari kita menghadapi berbagai macam rintangan dan permasalahan, mulai dari yang ringan dan dapat diselesaikan dengan mudah, hingga yang berat hingga membuat kita merasa stres dan tertekan. Tunjuk Ajar Melayu memberikan kita pedoman agar dapat bersikap tangguh dalam hidup:
“tahan menentang matahari
tahan menepis mata pedang
tahan menyilang mata keris
tahan asak dengan banding
tahan capak dengan ugut
tahan bergelang tali terap
tahan berbedak dengan arang
tahan berbantal dengan tumang
yang berani pada haknya
yang kuat pada patutnya
yang keras pada adilnya
duduknya di tikar sendiri
tegaknya di tanah sendiri
hidupnya di negeri sendiri
matinya di perkuburan sendiri”
Ayah dan Bunda, sejalan dengan ungkapan Melayu ini, dikenal istilah resiliensi. Resiliensi merupakan kemampuan seseorang untuk kembali bangkit ketika menghadapi permasalahan atau kondisi yang terpuruk (Novianti, 2018). Dalam hubungannya dengan peran Ayah dan Bunda sebagai orang tua, resiliensi menjadi penentu bagaimana pengasuhan anak dapat dilakukan dengan baik, karena apabila orang tua resilien atau mampu menghadapi masalah, maka perilaku ketika berhadapan dengan anak dapat tetap positif karena tidak terganggu dengan stress dan tekanan.
Ayo Ayah dan Bunda, mari kita terus mengembangkan kemampuan resiliensi ini, jangan sampai anak menderita karena orang tuanya mudah merasa stress dan tak mampu menangani permasalahan yang dihadapi.
Referensi
Novianti, R. (2018). Orang tua sebagai pemeran utama dalam menumbuhkan resiliensi anak. Jurnal Educhild: Pendidikan dan Sosial, 7(1), 26-33.
Effendi, Tenas. 2004. Tunjuk Ajar dalam Pantun Melayu. Yogyakarta: Adicita Karya Nusantara
Sifat orang tua kalau hendak tahu
sifat orang tua ke tengah ke tepi orang percaya
lidahnya asin hati pun mulia
kasihnya tidak membilang bangsa
sayangnya tidak membilang rupa
iman kokoh hati pun teguh
lidah lunak lakunya tunak
muka bersih hati pengasih
dada lapang hati penyayang
Ayah dan Bunda,
Orang tua yang penuh kasih sayang pastinya menjadi anugrah bagi anak. Orang tua yang penuh cinta ini dapat dipercaya sehingga anak tumbuh menjadi pribadi yang mantap dan memiliki kepercayaan diri, tiap kata-katanya bermakna sehingga anak menjadi pribadi yang bijak, ia pun memiliki iman yang kokoh, sehingga anak memiliki teladan yang baik dan dapat berkembang menjadi anak yang memiliki karakter yang indah.
Yuk, mari kita tunjukkan kasih sayang kita kepada anak, segera peluk dan cium anak-anak kita, dan buat mereka merasa sebagai yang utama dalam kehidupan Ayah dan Bunda.