Pengasuhan Terbaik Dilakukan Bersama-sama

Pengasuhan Terbaik Dilakukan Bersama-sama

Assalamualaikum Ayah dan Bunda,

Sudah siap untuk belajar bersama lagi?

Ayah dan Bunda, ternyata pengasuhan anak tak cukup dilakukan hanya oleh keluarga, namun juga perlu melibatkan guru dan masyarakat agar anak dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Bila semua pihak berkolaborasi bersama-sama, maka penanaman nilai-nilai positif akan terjadi secara menyeluruh melalui pembimbingan dan pemberian dukungan. Berikut adalah syair Melayu Riau terkait hal tersebut:

Dalam mengasuh anak, pendapat beragam terdengar,

Keluarga Melayu Riau menjunjung tinggi kearifan,

Meski perbedaan pendapat kadang menghampiri,

Namun bersama-sama mencari jalan yang terbaik, tiada henti.

 

Dalam perbedaan pendapat, tetaplah kita beriring,

Menghargai sudut pandang yang berbeda diringi kebijaksanaan,

Orang tua, nenek, dan kakek memberikan nasihat yang beragam,

Menyentuh hati, mengajarkan kebaikan dengan sikap yang bijaksana.

 

Berkumpul keluarga, berdiskusi dengan hati yang lapang,

Menghormati satu sama lain, saling memberi peluang,

Mencari titik temu dalam pengasuhan yang beragam,

Membangun anak dengan nilai-nilai yang terpuji dan tertata.

 

Bersama-sama mencari kesepakatan yang terbaik,

Menyatukan pikiran, menghadapi perbedaan dengan sikap bijak,

Dalam pengasuhan anak, kita terus berusaha,

Menggabungkan kelebihan dan bijak dalam setiap langkah.

 

Dalam perbedaan pendapat, kita saling belajar,

Menghargai keunikan dan keberagaman yang ada,

Anak-anak kita tumbuh dengan penuh keberanian,

Menjadi generasi yang tangguh, berakhlak mulia, dan berbakti kepada tanah air.

 

Syair ini menggambarkan sikap bijak dan harmonis ketika menghadapi perbedaan pendapat dalam pengasuhan anak dalam tradisi Melayu Riau. Meski terdapat perbedaan pendapat di antara anggota keluarga, mereka tetap menjunjung tinggi kearifan dan kebijaksanaan. Dengan saling menghormati, berdiskusi dengan hati yang lapang, dan mencari kesepakatan terbaik, mereka mampu membangun anak-anak dengan nilai-nilai yang terpuji. Keunikan dan keberagaman dihargai, sementara anak-anak tumbuh dengan penuh keberanian dan menjadi generasi yang tangguh dan berbakti kepada tanah air

Sesuai dengan pendapat Hurlock (2013) bahwa orang yang paling penting bagi anak  adalah  orang  tua,  guru,  dan  teman  sebaya.  Melalui merekalah anak mengenal lingkungan dan berbagai informasi, termasuk kebiasaan dan nilai-nilai yang ada di masyarakat.

Anak mulai belajar dan meniru apa yang dilihatnya, terutama adalah   perilaku   orang   tua   sebab   keluaga   merupakan   salah   satu pembentuk karakter anak.  Pengasuhan kelurga sangat penting bagi perkembangan anak. Dengan demikian anak harus diasuh dengan hal-hal yang baik, yaitu mulai dengan mengenalkan agama, mengajarkan disiplin, berperilaku jujur, suka  menolong, dan hal-hal yang positif harus diajarkan orang tua kepada anak sedini mungkin.

 

Referensi

Effendy, T. (2005). Pantun Nasehat. Balai Kajian dan Pengembangan Budaya Melayu bekerjasama dengan Penerbit Adicita Karya Nusa. https://books.google.co.id

Hurlock, E. B. (2013). Developmental psychology a life-span approach.

Setyadiharja, R. (2020). Khazanah Negeri Pantun. Deepublish. https://books.google.co.id

Waridah, E., & Renggana, R. (2014). Kumpulan Majas, Pantun, dan Peribahasa plus Kesusastraan Indonesia. Ruang Kata. https://books.google.co.id/