Memahami Gaya Belajar Anak

Assalamualaikum Ayah dan Bunda,

            Kita semua pasti sangat ingin anak-anak yang kita cintai menjadi anak-anak yang memiliki semangat belajar. Kalau sudah seperti ini, Ayah dan Bunda tinggal mengarahkan anak saja, apa yang mereka minati dan apa yang menjadi bakat mereka. Berikut adalah tunjuk ajar melayu mengenai pentingnya menuntut ilmu bagi anak:

Wahai Ananda bijak bestari

Pantun menjadi suluh negeri

Ilmu tersirat payah dicari

Bila disimak bertuahlah diri

 

Wahai Ananda sibiring tulang

Pelajari pantun berulang-ulang

Di dalamnya banyak ilmu terbilang

Bila dipakai hidupmu tenang

            Ayah dan Bunda, untuk menumbuhkan rasa suka belajar pada anak, maka kita perlu terlebih dahulu memahami gaya belajarnya, lalu memberikan stimulasi sesuai dengan gaya belajar tersebut. Menurut Mufidah (2017) gaya belajar anak terbagi menjadi:

  1. Anak dengan gaya belajar visual mengandalkan penglihatan untuk memahami informasi, sehingga dibutuhkan alat peraga, buku, gambar dan menonton video untuk membantunya belajar optimal.
  2. Anak dengan gaya belajar auditory memahami informasi melalui apa yang ia dengar. Maka stimulasi yang dapat diberikan adalah dengan mengajaknya berdiskusi, belajar melalui rekaman audio dan memberikan perintah lisan.
  3. Anak kinestetik belajar melalui kegiatan-kegiatan fisik yang melibatkan dirinya secara langsung. Cara belajar yang bisa membantu mereka memahami informasi adalah dengan mengajak mereka untuk langsung berpartisipasi, bergerak, menyentuh, dan mengalami sendiri.

Tunggu apa lagi Ayah dan Bunda, pelajari gaya belajar Ananda dan berikan stimulasi yang sesuai agar mereka dapat menyukai proses belajar dan menjadi semakin cerdas.

Referensi

Mufidah, L. L. N. (2017). Memahami gaya belajar untuk meningkatkan potensi anak. Martabat: Jurnal Perempuan dan Anak1(2), 245-260.