Bekerja sama dalam Pengasuhan Anak

Assalamualaikum Ayah dan Bunda,
Tahu tidak kalau dukungan pengasuhan yang kita berikan, berkaitan dengan kemampuan anak dan remaja dalam mengembangkan kemandirian, juga berkontribusi pada perkembangan dan kesejahteraan mental mereka (Kocayörük et al, 2015). Hal ini dapat tercapai apabila Ayah, Bunda, serta keluarga bersama-sama mengasuh anak secara kompak dengan pola yang sama.
Budaya Melayu juga memberikan pedoman mengenai hal ini melalui syair berikut:
“Air beriak, kaki bertapak,
Bersama mengasuh anak, kerjasama yang tak terhenti tergapai.
Bapak, ibu, dan keluarga bersatu,
Anak tumbuh dengan penuh kasih, dalam kerukunan yang abadi.”
Syair ini menggambarkan pentingnya kerjasama dalam mengasuh anak dalam tradisi Melayu Riau kuno. Seperti air yang beriak, kerjasama keluarga dalam mengasuh anak tidak pernah berhenti dan terus tergapai. Ayah, Bunda dan seluruh keluarga bersatu dalam memberikan perhatian dan kasih sayang kepada anak-anak. Dalam kerukunan yang abadi, anak-anak tumbuh dengan penuh cinta dan harmoni.
Referensi
Kocayörük, E., Altıntas, E., & İçbay, M. A. (2015). The perceived parental support, autonomous-self and well-being of adolescents: A cluster-analysis approach. Journal of Child and Family Studies, 24, 1819-1828.
Waridah, E., & Renggana, R. (2014). Kumpulan Majas, Pantun, dan Peribahasa plus Kesusastraan Indonesia. Ruang Kata. https://books.google.co.id/