Bahagia Menjadi Orang Tua

Assalamualaikum Ayah dan Bunda,
Apakah Ayah dan Bunda merasa dapat menjalani peran sebagai orang tua dengan baik dan merasa bahagia dalam mendidik anak dan mengelola rumah tangga? Tentunya akan sangat baik bila itulah yang Ayah dan Bunda rasakan saat ini. Dalam Budaya Melayu, membentuk rumah tangga yang bertujuan sebagai tempat memperoleh kedamaian, kenyamanan dan kebahagiaan menjadi sebuah keharusan.
Berikut adalah ungkapan Melayu mengenai hal tersebut:
bila rumah tangga tidak semenggah
anak cucu hidup menyalah
bila rumah tangga aman sejahtera
di situlah tempat surge dunia
tuah umat hidup mufakat
tuah keluarga rumah tangga Bahagia
Maknanya adalah rumah tangga di mana Ayah, Bunda dan anak-anak bersama hidup dalam kasih sayang dan kesejahteraan akan membuat rumah tangga tersebut Bahagia bagaikan surga di dunia. Ayah dan Bunda dapat merasa bahagia dan puas sebagai orang tua bila memiliki Self efficacy / Efikasi diri. Menurut Bandura (2006) efikasi diri ini merupakan keyakinan seseorang kepada kemampuan mereka akan mempengaruhi cara individu tersebut dalam merespon situasi atau kondisi tertentu.
Sedangkan parenting self-efficacy diartikan sebagai penilaian diri orangtua terhadap kompetensi dalam melakukan peran sebagai orangtua untuk secara positif mempengaruhi perilaku dan perkembangan anak mereka (Hess et al., 2004). Maka semakin baik parenting self-efficacy yang Ayah dan Bunda miliki, maka semakin puas dan Bahagia kita dalam menjalankan peran orang tua. Hal ini bisa dicapai diantaranya dengan kemampuan yang baik dalam mengasuh anak yang dapat dicapai melalui terus belajar ilmu parenting dan ilmu agama, juga dari hubungan yang harmonis antara Ayah, Bunda dan anggota keluarga lainnya.
Referensi:
Bandura, A. (2006). Guide for constructing self-efficacy scales. Self-efficacy beliefs of adolescents, 5(1), 307-337.
Effendy, T. (2014). Tunjuk Ajar Orang Melayu (Butir-butir Budaya Melayu Riau). Yogyakarta: Balai Kajian dan Pengembangan Budaya Melayu.
Hess, C. R., Teti, D. M., & Hussey-Gardner, B. (2004). Self-efficacy and parenting of high-risk infants: The moderating role of parent knowledge of infant development. Journal of applied developmental psychology, 25(4), 423-437.