Menerima anak apa adanya

Menerima anak apa adanya

Assalamualaikum Ayah dan Bunda,

            Kasih sayang kita sebagai orang tua demikian besar pada anak, terutama bila anak berperilaku baik, berprestasi dan selalu menyenangkan hati kita. Namun ada pula masanya anak membuat kita jengkel, marah atau pun malu karena tingkah laku dan tutur katanya. Dalam budaya Melayu Riau, terdapat nilai “Muak Disimpan Segan Ditelan” yang dijelaskan dalam ungkapan berikut:

Yang muak ditanam dalam

Yang segan ditelan habis

 

Muak tidak dimuntahkan

Segan tidak ditidurkan

            Ungkapan ini mengajarkan kita sebagai orang tua untuk menerima anak apa adanya dan tidak mudah berputus asa dalam mendidik. Segala perasaan muak, enggan, kecewa dan sebagainya mestilah disimpan dalam hati dan tidak boleh ditampakkan pada anak. Kemampuan orang tua menyembunyikan perasaan tidak sukanya tersebut akan memberi pengaruh sangat besar dalam perkembangan jiwa anak. Selain itu orang tua juga harus terus berupaya mendidik anak dengan baik, meskipun dalam hatinya ada perasaan yang tak menyenangkan tersebut.

 

Referensi

Effendi, Tenas. 2004. Tunjuk Ajar dalam Pantun Melayu. Yogyakarta: Adicita Karya Nusantara