Memahami Anak Dengan Berbekal Ilmu

Assalamualaikum Ayah dan Bunda,
Kemampuan anak usia dini dalam mengungkapkan pikiran dan perasaannya tentunya masih terbatas. Terkadang ada masanya sulit sekali memahami anak karena ia menanggapi kita dengan diam, ekspresi marah atau sedih, atau dengan tangisan. Kalau sudah begini, Ayah dan Bunda terkadang juga ikut merasa tak nyaman dan tak sabar melihat ekspresi anak. Nah, sudah sepatutnyalah kita berupaya untuk mencari cara agar dapat lebih memahami anak dan menjalin komunikasi yang lebih baik. Adapun ungkapan Melayu yang berkaitan dengan sikap untuk selalu mencari informasi dan ilmu adalah sebagai berikut:
Yang disebut orang mulia
Duduk tegak ia bertanya
Kekurangan diri disadarinya
Kelebihan orang dimuliakannya
Yang disebut melayu handal
Ilmu sejati serta berasal
Dalam beramal hatinya pukal
Dalam menuntut ianya kekal
Pada dirinya ianya kenal
Dari ungkapan tersebut dapat kita pahami bahwa sebagai orang tua tidak boleh merasa cukup dengan ilmu yang ada, namun harus terus menyadari kekurangan yang dimiliki, serta secara konsisten menuntut ilmu yang dibutuhkan dalam membina keluarga dan mendidik anak. Barulah dengan berbekal ilmu tersebut, kita akan mampu memahami anak, menjalin kedekatan dan memenuhi kebutuhannya.
Referensi:
Effendy, Tenas. 2015. Tunjuk Ajar Melayu. Dinas Pendidikan Provinsi Riau bekerja sama dengan Tenas Effendy Foundation.