Hutang Bela dengan Pelihara

Assalamualaikum Ayah dan Bunda,
Ayah dan Bunda, dalam adat dan tradisi melayu kita sebagai orang memiliki kewajiban dan tanggung terhadap anak yang disebutkan hutang orang tua kepada anaknya, yang dikenal dengan ungkapan “hutang bela dengan pelihara” yakni kewajiban orangtua untuk menyempurnakan pemeliharaan kepada anak supaya tumbuh dan berkembang dengan baik secara fisik dan mental. Dalam Tunjuk Ajar Melayu dijelaskan:
Disempurnakan bekal dengan patutnya
Disempurnkan syarat dengan adatnya
Disempurnakan bungkus dengan isinya
Diselimuti dengan kasih sayang
Dipayung dengan budi pekerti
Dilambuk dengan petuah amanah
Supaya kebawah ia berakar
Supaya keatas ia berpucuk
Supaya ditengah ia berbatang
Supaya mengelak dari azam dunia
Supaya menjauh dari azab neraka
Ungkapan ini menjadi pedoman bagi Ayah dan Bunda agar mendidik anak dengan menyempurnakan akhlak serta selalu menyeimbangkan pemenuhan kebutuhan fisik dan mental anak, agar anak menjadi pribadi yang bahagia dan tumbuh optimal, juga memiliki akhlak dan adab yang mulia. Dengan demikian akan sejahteralah kehidupan dunia hingga akhiratnya. Dengan membekali anak dengan ilmu dan nilai-nilai kebaikan, maka akan menjadi pedoman bagi anak dalam menjalankan kehidupannya. Bekal ilmu ini menjadi harta yang akan selalu bernilai yang dapat mengangkat derajat anak.
Memberikan anak kasih sayang berarti memenuhi kebutuhan emosi yang sangat dibutuhkan anak agar dapat menjadi pribadi yang percaya diri dan penuh kasih sayang (Suryadilaga, 2021). Kasih sayang yang diberikan akan membekas dalam kehidupan anak dan membuatnya menjadi pribadi yang siap menerima dan mencintai orang lain, terutama orang tuanya.
Bukankah kita memimpikan masa depan di mana anak-anak selalu Kembali pada kita, Ayah dan Bundanya meskipun mereka sudah dewasa dan memiliki kehidupannya sendiri? Karenanya kasih sayang dan ilmu yang bermanfaat menjadi kunci untuk kehidupan bersama yang indah, sesuai dengan harapan semua orang tua.
Referensi:
Bangsawan, I., Ridwan, R., & Oktarina, Y. (2021). Tanggung Jawab Orang Tua terhadap Anak Usia Dini dalam Tunjuk Ajar Melayu Karya Tenas Efendy. KINDERGARTEN: Journal of Islamic Early Childhood Education, 4(2), 235-244.
Effendy, T. (2014). Tunjuk Ajar Orang Melayu (Butir-butir Budaya Melayu Riau). Yogyakarta: Balai Kajian dan Pengembangan Budaya Melayu.
Suryadilaga, M. A. (2021). Mengajarkan rasa toleransi beragama pada anak usia dini dalam persepektif hadis. KINDERGARTEN: Journal of Islamic Early Childhood Education, 4(1), 110-118.