Pentingnya Ikatan Keluarga yang Kokoh

Assalamualaikum Ayah dan Bunda,
Kita semua tentunya setuju bahwa mengasuh anak harus dilakukan bersama-sama oleh Ayah dan Bunda, bukan hanya oleh Bunda saja seperti yang umumnya terjadi di sekitar kita. Untuk bisa mengasuh anak dengan kompak dan seiya sekata, maka yang harus dilakukan terlebih dahulu adalah menguatkan ikatan di dalam keluarga. Ungkapan Melayu terkait hal ini adalah:
“Kayu yang lurus dari pangkal hingga ke ranting, keluarga yang teguh dalam ikatan.”
Pepatah ini menggambarkan pentingnya ikatan keluarga yang kokoh dan teguh. Seperti kayu yang tumbuh lurus dari pangkal hingga rantingnya, keluarga yang memiliki dasar yang kuat dan tetap bersatu akan menghadapi segala rintangan dengan baik.
Ikatan keluarga yang kuat dapat membantu mengatasi stress yang dihadapi dari berbagai kondisi sehari-hari, saling memberikan dukungan yang dibutuhkan oleh anggota keluarga, dan meningkatkan kesejahteraan anggota keluarga (Alesina & Giuliano, 2014). Karenanya dengan ikatan keluarga yang kokoh, maka bunda-bunda yang tak jarang mengalami stres dalam mengasuh dan mendidik anak akan memperoleh dukungan dan bantuan dari Ayah atau anggota keluarga lainnya. Kalau sudah begini, maka perjalanan pengasuhan anak tak lagi terasa berat dan sepi. Selalu ada bantuan yang membuatnya menjadi perjalanan yang menyenangkan dan sangat berarti dalam hidup kita dan keluarga.
Referensi
Alesina, A., & Giuliano, P. (2014). Family ties. In Handbook of economic growth (Vol. 2, pp. 177-215). Elsevier.
Effendy, T. (2014). Tunjuk Ajar Orang Melayu (Butir-butir Budaya Melayu Riau). Yogyakarta: Balai Kajian dan Pengembangan Budaya Melayu.