Menanam Kejujuran pada anak

Menanam Kejujuran pada anak

Assalamualaikum Ayah dan Bunda,

Kita semua tentunya sangat mendambakan ananda tumbuh menjadi anak yang jujur dan dapat dipercaya. Tunjuk Ajar Melayu juga memberikan kita arahan mengenai hal tersebut dimana apabila anak berbicara, maka hendaklah ia berbicara dengan jujur agar hidupnya selamat dan tidak terlobat dalam masalah. Sebagai mana ungkapan berikut ini:

Wahai ananda cahaya mata

Janganlah suka mengada-ngada

Bercakap jujur apa adanya

Supaya hidupmu tiada aniaya

 

Ayah dan Bunda, perilaku tidak jujur pada anak mulai dapat ditemukan pada saat anak berusia dua sampai tiga tahun. Beberapa alasan anak berlaku tidak jujur seperti menyembunyikan perilaku mereka yang salah atau melanggar aturan, dan takut dimarahi oleh orang tua. Perilaku ini dapat berkembang dan menetap pada diri anak jika tidak segera ditangani (Dini, 2022). Karenanya, mari kita menunjukkan teladan perilaku jujur pada anak, memberikan belaian kasih sayang, kehangatan dan perhatian, karena itu semualah yang berperan penting dalam membentuk karakter jujur pada anak (Pratiwi, 2021).

 

Referensi

Dini, J. P. A. U. (2022). Strategi pendidik dalam menumbuhkan karakter jujur pada anak usia dini. J. Obs. J. Pendidik. Anak Usia Dini6(1), 261-270.

Pratiwi, N. D. (2021). Peran guru dan orang tua dalam membentuk karakter jujur pada anak. Tunas nusantara3(1), 324-335