Menjaga Semangat Tetap Menyala

Assalamualaikum Ayah dan Bunda,

            Apa yang Ayah dan Bunda sedang rasakan sekarang? Apakah Ayah dan Bunda bisa menjaga semangat untuk mendidik dan mengasuh anak, serta mengurus keluarga tetap hidup? Tentunya begitu ya, walaupun kita tahu semangat itu ada naik dan turunnya, tergantung pada kondisi yang kita hadapi. Budaya Melayu Riau juga memberikan kita ajaran mengenai hal ini, yakni:

lasak mengekas takkan melengas

tekun mengais rezki tak habis

rajin bekerja takkan terhina

mau bersusah hidup menakah

mau berpenat hidup selamat

mau berlenjin hidup terjamin

dalam bersusah banyak faedah

dalam berpenat banyak yang dapat

dalam berletih banyak yang boleh

dalam bekerja banyaklah jasa

 

            Dari ungkapan tersebut dapat kita pahami bahwa kita perlu tekun dan rajin dalam bekerja. Walaupun terkadang terasa penat, tapi kita harus tetap bersemangat karena kerja keras saat ini menjamin kehidupan kita di masa yang akan datang, termasuk dalam mengasuh anak yang tak jarang membuat lelah, tapi karena ini adalah kewajiban orang tua, maka Ayah dan Bunda harus terus menghidupkan semangat. Berletih-letih dan bersusah payah saat ini akan dituai hasilnya Ketika anak tumbuh menjadi anak yang sehat, cerdas, berbudi pekerti luhur dan taat pada agama serta orang tuanya.

            Karena itu, jangan sampai kendur semangat Ayah dan Bunda, terus berjuang memberikan yang terbaik bagi anak-anak, untuk masa depan terbaik mereka dan tentunya juga bagi kebahagiaan Ayah dan Bunda di masa depan.

 

Referensi:

Effendy, Tenas. 2015. Tunjuk Ajar Melayu. Dinas Pendidikan Provinsi Riau bekerja sama dengan Tenas Effendy Foundation.